FKIP – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menawarkan solusi atasi permasalahan sampah di pasar yang terletak di Desa Mutih Kulon, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak. Sampah merupakan buangan dari hasil suatu kegiatan yang dapat memicu kerusakan lingkungan jika tidak diolah dengan benar. Perlu diketahui, sampah yang berada di pasar Desa Mutih Kulon merupakan sampah dari kegiatan transaksional pasar.

Tim KKN dengan anggota Ahmad Hilal Najahi, Indra Dwi Saputra, Kamsu Aji Wiguna, Chilwaddiniz Zahrah, Syfa Nuril Auliya, Meida Wahyuning, Zahrotussa’adah, dan Mia Alfiyatus Sholehah memberikan gagasan pengolahan limbah untuk dijadikan sampah komposter. Sebagai pedoman, tim ini mendapat bimbingan dan arahan dari Dr. Ir. Heru Irianto, M.M. Sampah komposter adalah pengolahan sampah organik melalui pengomposan untuk menghasilkan pupuk cair.

Kamsu Aji Wiguna, salah satu yang terlibat dalam kegiatan ini mengatakan bahwa pengolah sampah dilakukan sedikit berbeda.

“Pengolahan sampah komposter ini sedikit berbeda dari pengolahan sampah pada umumnya. Jika pada umumnya, pengolahan sampah menggunakan tong bekas, tetapi pengolahan sampah komposter menggunakan semen, pasir, dan batu bata. Hal ini dilakukan berdasarkan pertimbangan pemanfaatan alat dan jangka waktu yang lebih lama serta bersifat permanen,” ujar Kamsu.

Gagasan ini berguna untuk mengurangi limbah dan bermanfaat untuk menghasilkan pupuk kompos. Selain itu, pembuatan sampah komposter juga memberikan manfaat untuk mengurangi genangan air ketika musim penghujan tiba. Pupuk kompos ini sangat berguna bagi masyarakat yang mata pencahariannya didominasi sektor pertanian.


Pembangunan tempat pengolahan sampah komposter ini memakan waktu selama tiga hari. Setelahnya, alat ini sudah dapat dicoba dan dioperasikan secara langsung oleh masyarakat Desa Mutih Kulon. Sasaran pembangunan alat ini adalah sampah hasil kegiatan transaksional pasar Desa Mutih Kulon.

Pembangunan alat pengolahan sampah komposter ini mendapatkan reaksi positif dari warga. Selain itu, pembuatan alat ini juga mendapatkan sambutan baik dari Inwanul Falah selaku Kepala Desa Mutih Kulon. Ia juga berharap dengan adanya alat ini mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama masyarakat yang melakukan kegiatan transaksional di pasar Desa Mutih Kulon.

Reporter: Dwinanda Wuri Harsanti
Editor: Zalfaa Azalia Pursita

https://fkip.uns.ac.id/
https://www.instagram.com/fkipuns.official/

#fkipuns
#fkipbagus
#uns
#universitassebelasmaret
#unsbisa