FKIP — Serangkaian kegiatan bertajuk “Khatulistiwa” Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi (HIMAGO) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta telah dilaksanakan. Dalam rangka menutup serangkaian kegiatan tersebut, HIMAGO menggelar seminar nasional dengan mengusung tema “Implementasi Smart City sebagai Alternatif Menghadapi Tantangan Pengelolaan Kota di Indonesia” secara daring melalui Zoom Meeting dan siaran langsung pada akun Youtube HIMAGO UNS pada Minggu (23/10/2022).

Pada kesempatan ini, Ali Nur Mustofa selaku ketua panitia menyampaikan laporan kegiatan.

“Khatulistiwa ini merupakan program kerja tahunan HIMAGO. Tahun ini, telah terlaksana National Essay Competition, Geography Olympiad Championship, dan Seminar Nasional,” jelasnya.

Seminar dibuka secara langsung oleh Kepala Program Studi (Kaprodi) Pendidikan Geografi FKIP UNS yakni Dr. Yasin Yusup, S.Si., M.Si.

“Prodi menyambut dengan baik kegiatan ini dan dari temanya, diharapkan dapat mengantarkan ke PKM,” sambut Dr. Yasin.

Narasumber pertama, Dr. Rini Rachmawati, S.Si., M.T., selaku Dosen Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM). Ia menyampaikan materi bertajuk “Implementasi Smart City sebagai Alternatif Menghadapi Tantangan Pengelolaan Kota di Indonesia: SMART CITY IKN”.

“Smart city dapat didefinisikan sebagai kota yang mampu mengelola berbagai sumber daya yang berbeda secara efektif dan efisien untuk mengatasi tantangan kota dengan solusi yang inovatif, terintegrasi, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Elemen pembangunan smart city yang dipaparkan oleh Dr. Rini terdiri dari enam hal yakni smart governance, smart branding, smart economy, smart living, smart society, dan smart environment.

Berikutnya, Dr. Rini menjelaskan mengenai konsep smart city sebagai wujud pengembangan wilayah di Indonesia dan smart city Ibu Kota Negara (IKN).

Narasumber kedua, Dr. Yasin Yusup, S.Si., M.Si. memaparkan materi bertajuk “Smart City sebagai Wujud Pengembangan Wilayah di Indonesia”. Dalam paparannya, Dr. Yasin membahas mengenai peran masyarakat dalam penerapan smart city.

“Digital world di tahun 2030 itu terdiri dari circular economy, citizen governance, sharing resources, places-based, participatory and inclusive, open platforms, dan collective intelligence,” jelasnya.

HUMAS FKIP

Reporter: Dwinanda Wuri Harsanti
Editor: Zalfaa Azalia Pursita

https://fkip.uns.ac.id/
https://www.instagram.com/fkipuns.official/

#fkipuns
#fkipbagus
#uns
#universitassebelasmaret
#unsbisa