FKIP – Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali menorehkan prestasi yang membanggakan. Prestasi tersebut datang dari Zaenal Efendi dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Seni Rupa (PSR) yang meraih gelar Juara Berbakat Putra dan Galuh Setyo Febrianjani dari Prodi Pendidikan Matematika sebagai Juara 3 Duta Generasi Berencana (Genre) Kabupaten Karanganyar tahun 2021.

Zaenal dan Galuh berhasil meraih gelar tersebut setelah melalui beberapa tahapan seleksi. Adapun tahapan tersebut diantaranya verifikasi berkas, technical meeting, tes tertulis, tes wawancara, pembekalan 1, preliminary, pembekalan 2, dan pengumuman juara.

Saat ditemui Tim Jurnalis FKIP UNS pada Selasa (22/2/2022), Zaenal menceritakan motivasinya mengikuti Pemilihan Duta Genre Karanganyar. Ia mengatakan bahwa keinginannya mengikuti pemilihan duta genre didasari atas keinginannya untuk berprestasi.

“Motivasi ikut genre muncul ketika saya memiliki pikiran bahwa sekian lama mengikuti kegiatan seperti UKM dan Komda belum ada prestasi yang diunggulkan dan bisa dijadikan sebagai passion. Akhirnya saya tertarik bergabung ke dalam Pemilihan Duta Genre Karanganyar karena saya rasa saya pernah belajar tentang materi genre pada saat menjadi pengurus PMR di SMA saya,” kata Zaenal.

Sejalan dengan Zaenal, Galuh pun mengungkapkan motivasinya mengikuti Duta Genre Karanganyar. Ia mengatakan bahwa ia mengikuti pemilihan duta genre karena merasa sesuai dengan kemampuannya.

“Sebelumnya saya sudah mengikuti ajang pemilihan duta di tingkat kampus dan berhasil lolos hingga babak grand final. Dari pengalaman tersebut, saya mencoba mengikuti ajang serupa di tingkat kabupaten. Sebenarnya saat itu saya bimbang antara ikut seleksi Putri Lawu Karanganyar atau Duta Genre Karanganyar. Akhirnya, saya memilih mengikuti seleksi duta genre karena sesuai dengan kemampuan saya,” ungkap Galuh.

Pada kesempatan tersebut, Zaenal turut menjelaskan manfaat mengikuti perkembangan duta genre. Ia mengungkapkan tiga poin penting dari manfaat tersebut.

“Menurut saya manfaat menjadi duta genre maupun mengikuti perkembangan genre, utamanya bagi mahasiswa sangat banyak. Salah satunya, kita paham pentingnya peran remaja Indonesia dalam masa depan bangsa. Misalnya dalam mempersiapkan kehidupan berkeluarga bagi para remaja. Kita jadi paham bagaimana menentukan jenjang pendidikan dan berkarir yang terencana serta menikah dengan penuh perencanaan sesuai dengan siklus kesehatan reproduksi,” jelas Zaenal.

Galuh menambahkan bahwa ada 8 substansi genre yang harus mereka sosialisasikan kepada masyarakat, utamanya di Kabupaten Karanganyar. Dimana 8 substansi tersebut adalah program inti dari genre, yaitu mempersiapkan kehidupan berkeluarga bagi remaja (PKBR).

“Jadi selama kami mengemban amanah sebagai duta genre, kami mendapatkan tugas untuk menyosialisasikan 8 substansi genre dengan inti utama untuk mempersiapkan PKBR. Nah, 8 substansi tersebut adalah Narkoba, Seks Bebas, HIV/AIDS, Pendewasaan Usia Perkawinan, Kecakapan Hidup, Fungsi Keluarga, Gender, dan KIE,” tambah Galuh.

Pada akhir sesi wawancara, Zaenal dan Galuh mengajak seluruh masyarakat Indonesia, utamanya dari kalangan mahasiswa untuk lebih melek akan pentingnya perencanaan dalam membangun kehidupan berkeluarga. (Humas)

Reporter : Rosantika Utami
Editor : Aulia Anjani

Humas FKIP

#fkipbagus
#fkipuns
#uns