FKIP – Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (Maret) Surakarta kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap penyandang disabilitas. Bentuk kepedulian tersebut ditunjukan oleh Naufal Allam Gumelar, Maulana Danar Maaliki, Ryan Anggara, dan Aprilia Rizki Arifah dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) serta Yoga Pradana dari Prodi Pendidikan Luar Biasa (PLB) dengan mendirikan komunitas bernama “Ruang Indonesia Bercerita”.
Ruang Indonesia Bercerita (RIB) sendiri merupakan komunitas literasi yang bergerak sejak Februari (2021) untuk mewadahi bakat, aspirasi, dan ekspresi anak berkebutuhan khusus (ABK) di Indonesia. Selain itu, mereka juga menjadi wadah yang memberikan edukasi kepada masyarakat umum mengenai kehidupan ABK.
Pada saat dihubungi Tim Jurnalis FKIP UNS pada Selasa (22/2/2022), Naufal Allam Gumelar selaku Pendiri dan Ketua Umum RIB mengatakan bahwa pendirian komunitas ini bercermin dari salah satu acara tahunan Prodi PBSI FKIP UNS.
“Lahirnya RIB ini bercermin dari acara Pekan Bahasa dan Sastra (PBS) yang merupakan acara tahunan dari Prodi PBSI FKIP UNS. Di mana kami merasa acara tersebut belum terlalu merangkul teman-teman penyandang disabilitas. Dari situlah terbesit ide untuk memberikan ruang kepada anak-anak berkebutuhan khusus agar dapat menyalurkan minat dan bakat mereka melalui lomba-lomba berbasis literasi,” kata Naufal.
Lebih lanjut, Naufal juga menjelaskan mengenai konten apa saja yang diangkat dan kegiatan apa yang dilaksanakan dalam Komunitas RIB.
“Pada intinya kami menampilkan minat dan bakat ABK pada akun media sosial kami. Selain itu, kami juga mengangkat konten-konten yang mengajak masyarakat umum untuk mengenal kehidupan ABK. Kami memberikan gambaran bahwa mereka juga bisa melakukan sesuatu yang biasa manusia normal lakukan. Mereka sudah berdamai dengan keadaannya, sehingga jangan menganggapnya sebelah mata,” jelas Naufal.
Naufal berharap komunitas RIB dapat memberikan manfaat bagi semua penyandang disabilitas di mana mereka merasa memiliki ruang untuk bercerita dan berekspresi. Naufal juga berharap adanya RIB ini dapat membuka sudut pandang masyarakat bahwa ABK juga memiliki hak dan kesempatan yang sama dengan manusia pada umumnya.
Pada akhir sesi wawancara, Naufal mengajak untuk berbuat kebaikan, khususnya dalam ranah inklusi, baik dari diri sendiri maupun bersama komunitas RIB.
“Untuk teman-teman yang mau berbuat kebaikan mari kita lakukan dari diri kita sendiri. Kalau berat berjalan sendiri, boleh banget berjalan bersama komunitas kami, khususnya dalam ranah inklusi. Dengan hal kecil yang kita berikan pasti mempunyai dampak besar untuk mereka yang kita beri,” ajak Naufal. (Humas)
Media Sosial RIB : https://linktr.ee/ruangberceritaind
Reporter : Rosantika Utami
Editor : Aulia Anjani
Humas FKIP
#fkipbagus
#fkipuns
#uns