FKIP – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Ekonomi (Himannomi) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar Talk About Education and Economic (TACO) dengan tema “Melek Investasi dengan Strategi Cerdas Ala Millenials”. Acara ini diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Sabtu (21/5/2022).

Acara yang dimoderatori oleh Salsa Dewy Masithah ini dibuka oleh Dr. Sudarno, S.Pd., M.Pd. selaku Kepala Program Studi (Kaprodi) Pendidikan Ekonomi dan menghadirkan Ari Seta Kurniawan, S.E. selaku Trainer Bursa Efek Indonesia KP Jateng 2.

Dalam sambutannya, Dr. Sudarno mengatakan bahwa saat ini manusia merasakan sendiri perubahan karena faktor teknologi itu sangat pesat karena memasuki era VUCA (volatility, uncertainty, complexity, dan ambiguity).

“Maksudnya bahwa kita ini sekarang hidup di zaman yang penuh perubahan dengan sangat-sangat pesat atau volatility, demikian penuh ketidakpastian karena cepat berubah, kemudian juga kompleks dengan berbagai faktor penyebabnya, dan ambiguity, jadi kebenaran itu subjektif,” ucap Dr. Sudarno.

Dr. Sudarno berharap dengan kegiatan-kegiatan semacam ini mampu mengantarkan mahasiswa menjadi manusia terbaik atau manusia yang bermanfaat.

“Semoga semua kegiatan itu mampu mengantarkan kalian menjadi manusia terbaik atau manusia yang bermanfaat bagi semua umat, inilah derajat tertinggi dari manusia adalah manusia yang bermanfaat,” harapnya.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan pemaparan materi. Dalam pemaparannya, Ari Seta menyampaikan bagaimana berinvestasi di pasar modal Indonesia, apa saja manfaat-manfaatnya, dan bagaimana memanfaatkan pasar modal Indonesia untuk bisa menjadi salah satu alternatif guna mendapatkan pendapatan alternatif. Menurutnya, investasi terdiri dari tiga hal yang perlu diperhatikan, yakni modal, instrumen, dan kenaikan nilai.

“Investasi adalah kegiatan untuk mengalokasikan modal yang ada ke dalam satu instrumen dengan harapan akan kenaikan nilai di masa depan. Modal itu kita sisihkan, kemudian kita tukarkan modalnya dengan suatu instrumen investasi dengan harapan instrumen kita akan naik nilainya di masa depan,” katanya.

Selain itu ia juga menyampaikan mitos berinvestasi di pasar modal Indonesia yang perlu diluruskan kepada masyarakat bahwa mitos-mitos tersebut tidak benar. Adapun, mitos-mitos tersebut yakni berisiko tinggi, butuh modal besar, sama dengan berjudi, investasi di pasar modal haram, dan investasi bisa langsung kaya.

Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa konsep mudah memulai investasi adalah 3P (paham, punya, dan pantau). Pahami terlebih dahulu terkait investasi, profil risiko, hingga pasar modal, sehingga ketika sudah memiliki pemahaman terkait dasar-dasar investasi nanti akan sangat memudahkan untuk mulai dan berlanjut. Selanjutnya kalau sudah paham tidak lupa untuk mempunyai instrumen-instrumen investasi, seperti saham, obligasi, maupun reksadana. Terakhir melakukan pemantauan atas investasi yang telah dilakukan.

“Pertama pahami dulu dasar-dasar pengetahuannya, kemudian punya, dan juga pantau, itu adalah konsep untuk mudah memulai investasi. Ingat! Investasi mudah dengan 3P,” jelasnya.

HUMAS FKIP

Reporter: Muhammad Muzaqqi
Editor: Zalfaa Azalia Pursita

https://fkip.uns.ac.id/
https://www.instagram.com/fkipuns.official/

#fkipuns
#fkipbagus
#uns
#universitassebelasmaret
#unsbisa