FKIP – Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang tergabung dalam Tim Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) UNS skema Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Pendanaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) bersama Dr. Dwi Ardiana Setyawardhani, S.T., M.T. dari Fakultas Teknik (FT) UNS dan Dr. Anung Rachman, S.T., M.Kom. dari Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta menggelar kegiatan pemberdayaan Kelompok Pembinaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Dusun Maron, Desa Dersono, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan pada Kamis (10/08/2023). Ia adalah Dr. Pipit Wijayanti, S.Si., M.Sc.

Kegiatan pemberdayaan tersebut terdiri dari pelatihan minyak kelapa dan blondo. Sebanyak 32 peserta mengikuti pelatihan dari pagi hingga sore hari. Pelatihan dilakukan untuk mengoptimalkan potensi Desa Dersono, khususnya Dusun Maron sebagai penghasil kelapa. Produk yang dihasilkan diharapkan menjadi produk lokal unggulan yang dapat menunjang pariwisata Sungai Maron sebagai buah tangan bagi wisatawan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.

Hal tersebut senada dengan yang disampaikan Dr. Pipit kepada Tim Jurnalis fkip.uns.ac.id bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh belum dioptimalkannya potensi kelapa sebagai produk lokal unggulan yang dapat menunjang wisata Sungai Maron.

“Kami melihat adanya potensi kelapa yang belum dioptimalkan oleh Masyarakat. Ternyata produk yang tersedia di wisata Sungai Maron belum ada yang khas dari daerah tersebut. Oleh karena itu, kami bekerja sama dengan masyarakat disini yang harapannya juga akan menambah pendapatan Masyarakat,” ungkap Dr. Pipit.

Minyak kelapa dan blondo yang dihasilkan saat pelatihan memiliki kualitas yang baik. Dengan bermodalkan 8 butir kelapa, dapat dihasilkan 1 liter minyak kelapa dan 600 gram blondo yang tentunya sangat menjanjikan untuk dijualbelikan. Setelah hasil olahan jadi, masyarakat juga diajarkan cara pengemasan yang higienis dan menarik untuk ditawarkan ke wisatawan yang berkunjung ataupun melalui market place. Selain pelatihan, tim juga memberikan hibah berupa mesin sekaligus berbagai perlengkapan yang dapat dimanfaatkan untuk produksi.

Mereka juga memberikan pemaparan materi dan motivasi mengenai dasar pelaksanaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang disampaikan oleh Dr. Tri Rejeki Andayani, S.Psi., M.Si. Mereka berharap nantinya akan terbentuk UMKM di Dusun Maron yang beranggotakan Ibu-Ibu PKK Dusun Maron.

Pariyem selaku Ketua PKK Desa Dersono dan Dessy selaku Ketua PKK Dusun Maron mengaku senang dengan pelatian yang dilakukan. Pihak desa dan dusun sangat menyambut baik adanya pelatihan yang dilakukan. Melalui pelatihan ini mereka mendapatkan ilmu baru sekaligus bantuan alat-alat pendukung produksi.

Kerja sama kedua pihak akan terus dilanjutkan sehingga aktivitas yang menunjang pariwisata Sungai Maron dapat berkembang dan berjalan secara optimal melalui skema-skema pendanaan yang ditawarkan Kemendikbudristek. Dengan demikian, kebermanfaatan perguruan tinggi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

HUMAS FKIP

Reporter: Rosantika Utami
Editor: Budi Suseno

https://fkip.uns.ac.id/
https://instagram.com/fkipuns.official/

#fkipuns
#fkipbagus
#uns
#unsbisa