FKIP – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar konferensi internasional dalam rangka The 8th International Conference on Learning Innovation and Quality Education (ICLIQE) 2024. Konferensi ini diselenggarakan secara luring di UNS Tower dan secara daring melalui kanal Youtube Semar TV dan aplikasi Zoom Meeting, pada Sabtu (14/9/2024).
Kegiatan konferensi ini dibuka dengan tarian daerah, Tari Golek Manis, yang dibawakan oleh UKM UPKD FKIP UNS. Selanjutnya, konferensi secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian, Dr. Paed. Nurma Yunita Indriyanti, S.Pd., M.Si., M.Sc., dan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Penelitian, Prof. Dr. Fitria Rahmawati, S.Si., M.Si.
Sambutan pertama disampaikan oleh Dr. Paed. Nurma Yunita, dalam sambutannya, Dr. Paed. Nurma Yunita mengucapkan rasa hormatnya kepada seluruh pembicara dan tamu undangan dalam konferensi internasional ini, serta menyampaikan harapannya dengan diadakannya konferensi ini dapat membangun kolaborasi dalam hal penelitian. Selanjutnya, sambutan dilanjutkan oleh Prof. Dr. Fitria Rahmawati, yang menyampaikan tujuan terselenggaranya konferensi internasional ini.
“Teknologi digital telah menjadi pendorong transformasi di segala bidang, termasuk pendidikan, dan pertumbuhan inovasi dari teknologi ini memungkinkan kita untuk mengintegrasikan pengembangan pendidikan yang berkelanjutan. Keberlanjutan bukan hanya tentang teknologi yang aman, tetapi juga tentang sistem pendidikan yang inklusif dan adil, serta ramah lingkungan. Oleh karena itu, kita harus memastikan bahwa teknologi yang digunakan dapat mendukung tujuan pembangunan pendidikan yang ramah lingkungan dan menyediakan akses yang adil dan pembelajaran yang berkualitas,” ujar Prof. Dr. Fitria Rahmawati.
Selanjutnya, dalam pemaparan materi, konferensi ini menghadirkan empat narasumber, yakni Prof. David F. Treagust, Prof. Dr. Azlan bin Kamari, Prof. Dedi Kuswandi, dan Prof. Sri Marmoah. Keempat narasumber tersebut menyampaikan materi terkait inovasi dalam pembelajaran dan kualitas pendidikan dari berbagai negara.
Narasumber pertama, Prof. David F. Treagust, selaku dosen dari Curtin University, Western Australia, menyampaikan materi terkait “Time to Challenge the Limitations of What Science Concepts are Taught in Primary Scool”. Dalam pemaparan materinya, Prof. David menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan konsep pendidikan dasar di Australia, khususnya pada Kurikulum Sains di Australia.
“Sebagian besar kurikulum sains fisika saat ini merupakan implikasi yang didasarkan pada konsep-konsep fisika yang dikembangkan sebelum tahun 1900. Saya menduga hal yang sama juga berlaku untuk kurikulum sains di Indonesia. Fisika alam semesta kita adalah fisika Einstein dan fisika Newton adalah pendekatan. Penemuan-penemuan modern, seperti gelombang gravitasi, lubang hitam, dan komputasi kuantum tersebut hanya dapat dijelaskan dalam bahasa Einstein,” ujar Prof. David.
Selanjutnya, materi kedua disampaikan oleh Prof. Sri Marmoah, selaku dosen dari Universitas Sebelas Maret, yang menyampaikan materi terkait dengan “Educational System in Various Countries”. Prof. Sri. Marmoah juga menyampaikan beberapa struktur pendidikan, tujuan pendidikan, dan kurikulum pendidikan yang ada di beberapa negara.
Kemudian, sesi materi dilanjutkan oleh narasumber ketiga, Prof. Dr. Azlan bin Kamari, selaku dosen dari Universiti Pendidikan Sultan Idris, Malaysia. Dalam pemaparan materinya, Prof. Dr. Azlan menyampaikan materi terkait “Effective Academic Advising: Post Covid-19 Scenario”. Prof. Dr. Azlan turut menyampaikan berbagai materi terkait dengan efek yang diakibatkan oleh adanya Covid-19 bagi siswa, staf akademik, dan berbagai tantangannya dalam dunia pendidikan. Terakhir, konferensi ini ditutup dengan pemaparan materi dari narasumber keempat, yakni Prof. Dedi Kuswandi, selaku dosen dari Universitas Negeri Malang, yang menyampaikan materi terkait dengan teknologi pendidikan.
Reporter: Nila Prihartanti
Editor: Budi Suseno
https://fkip.uns.ac.id/
https://instagram.com/fkipuns.official/
#fkipuns
#fkipbagus
#uns
#unsbisa

