FKIP – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar workshop rekonstruksi kurikulum dalam rangka penyempurnaan kurikulum bagi program studi (prodi) S-1, S-2, dan S-3 di FKIP UNS. Workshop ini diselenggarakan secara luring di Gedung F FKIP UNS dan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting, pada Rabu (11/9/2024).
Workshop ini dibuka secara langsung oleh Dekan FKIP UNS, Dr. Imam Sujadi, M.Si. Dalam sambutannya, Dr. Imam Sujadi menyampaikan ucapan terima kasih dan selamat datang kepada seluruh dosen FKIP UNS yang mengikuti workshop kurikulum ini.
“Kami percaya bahwa kegiatan penyempurnaan kurikulum yang ada FKIP ini sudah melalui beberapa tahapan. Namun, pada kesempatan kali ini mungkin belum mantap. Memang tahun akademik 2024/2025 sudah berjalan di semester gasal ini, artinya ketika kurikulum ini dibahas, paling tidak juga akan diberlakukan pada tahun 2025. Namun, tentunya fakultas ingin segera merealisasikan kurikulum yang saat ini dikembangkan, sehingga nanti akan betul-betul menjadi satu kurikulum yang siap kita pakai di tahun 2025 nanti. Tentunya banyak isu yang mungkin kita dapatkan dari beberapa narasumber dari perguruan tinggi yang ada, tentu ini juga menjadi salah satu pertimbangan prodi dalam penyusunan kurikulum. Maka dari itu, kami berharap bahwa nantinya Prof. Ahmad dapat berbagi pengalaman terkait penyusunan dan implementasi kurikulum yang sudah diterapkan oleh UPI,” ujar Dr. Imam Sujadi.
Workshop ini diawali dengan pemaparan rancangan struktur kurikulum yang akan diterapkan pada program S-1, S-2, dan S-3 di lingkungan FKIP UNS. Dalam rancangan struktur kurikulum, dipaparkan beberapa penyesuaian program sarjana, meliputi minimal SKS yang harus diambil oleh mahasiswa, pelaksanaan beberapa mata kuliah pilihan, pelaksanaan seminar proposal, pelaksanaan mata kuliah metode penelitian, skripsi, dan pengayaan SKS yang dapat direkognisi dengan kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Lalu, dijelaskan pula landasan perancangan kurikulum dan proses evaluasi dalam rekonstruksi kurikulum.
Kemudian, kegiatan workshop dilanjutkan dengan pemaparan materi dari narasumber. Workshop ini menghadirkan narasumber dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), yakni Prof. Ahmad Yani. Dalam workshop tersebut, Prof. Ahmad Yani menyampaikan materi terkait penjelasan rekonstruksi kurikulum dan strategi UPI dalam penyusunan kurikulum. Prof. Ahmad Yani menjelaskan bahwa dalam Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023, perguruan tinggi direkomendasikan untuk menggunakan Kurikulum Outcome Based Education (OBE). OBE sendiri memiliki beberapa ciri, di antaranya profil lulusan yang dirumuskan dalm bentuk profesi, mengakui pngalaman belajar dari berbagai aktivitas belajar mahasiswa, memfasilitasi belajar dalam berbagai bentuk pembelajaran, serta meningkatkan kualitas proses dan hasil yang berkelanjutan.
Selanjutnya, Prof. Ahmad Yani memaparkan secara lebih lanjut Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023 dalam beberapa pasalnya. Bahwa, dalam penyusunan kurikulum, diperlukan desain kurikulum agar masa tempuh kurikulum tidak melebihi 8 semester, termasuk bagi mahasiswa yang mengikuti program MBKM. Dalam workshop ini, juga dijelaskan struktur kurikulum yang ada di UPI mulai dari jenjang S-1 hingga S-3 untuk dapat memberikan gambaran pada rekonstruksi kurikulum di FKIP UNS nantinya.
Reporter: Nila Prihartanti
Editor: Budi Suseno
https://fkip.uns.ac.id/
https://instagram.com/fkipuns.official/
#fkipuns
#fkipbagus
#uns
#unsbisa
