FKIP UNS – Mahasiswa Program Studi (Prodi) S-1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berhasil meraih juara 2 dalam media pembelajaran tingkat nasional dalam kegiatan Annual Civic Education Conference 2024. Perlombaan tersebut diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
Dalam perlombaan tersebut, tim mahasiswa Pendidikan PPKn terdiri dari tiga anggota yang diketuai oleh Rofi Rizky Ramadhan dengan anggota tim Gandhi Adidaya dan Nurizza Rizqi Hutami. Ditemui oleh Tim Jurnalis FKIP, salah satu anggota tim tersebut, Nurizza, mengaku sangat senang dapat bergabung dalam tim dan dapat memenangkan perlombaan tersebut.
“Perasaan kami ketika telah dinyatakan menjadi juara tentu sangat senang dan bahagia karena usaha kami sejauh ini hingga ke Jakarta membawa nama Prodi PPKn UNS membuahkan hasil yang membanggakan. Usaha kami dari jauh-jauh hari dan perjuangan yang panjang kami tidak sia-sia. Tentu hal tersebut dengan berkat Allah SWT dan doa-doa dari orang di sekitar kami,” ujar Nurizza.
Dalam perlombaan yang mengusung tema “Kreativitas Tinggi Menuju Pembelajaran Interaktif dan Bermakna Demi Membangun Karakter Anak Bangsa yang Pancasila”, tim yang diketuai oleh Rofi tersebut mengajukan media pembelajaran berbasis Virtual Reality (VR). Media VR tersebut mereka buat dengan tujuan untuk dapat digunakan dalam pembelajaran di kelas maupun di luar kelas. Karya tersebut mereka desain dalam bentuk gim dan video interaktif. Tujuan dibuatnya media VR dalam bentuk gim dan video kreatif tersebut adalah agar siswa tidak merasa bosan dan tetap merasa senang dalam belajar.
Pembuatan media pembelajaran berbasis VR tersebut mereka kembangkan dalam berbagai tahapan. Tahapan yang dilakukan, meliputi pengajuan media, tahap seleksi penyisihan secara online, dan tahap seleksi presentasi. Dalam tahap seleksi tersebut, penyisihan finalis dipilih dalam dua kategori, yakni kategori IT dan kateogri non-IT, yang selanjutnya maju ke babak final yang diselenggarakan di UNJ.
Melalui pembuatan media pembelajaran VR yang dikembangkan oleh tim Rofi, mereka berharap bahwa media tersebut nantinya dapat membantu siswa dan tenaga pendidik. Selain itu, pembuatan media ini juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk turut serta mengembangkan media pembelajaran yang lebih menarik.
“Kami berharap akan lebih banyak lagi tercipta media-media pembelajaran baru untuk membantu siswa dan tenaga pendidik untuk memahami dan menyampaikan materi pembelajaran. Lalu, untuk harapan pribadi kami, kami harap setelah ini terbuka banyak kesempatn bagi kami untuk mencetak prestasi yang gemilang dalam tingkat nasional maupun internasional,” ujar Nurizza.
Humas FKIP