FKIP UNS — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) menjadi tuan rumah Lokakarya Penyusunan Modul 3D Learning, Claim-Evidence-Reasoning (CER), dan Learning Unit yang digelar pada Kamis hingga Jumat (23-24/4/2025) di UNS Inn, Surakarta. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Direktorat Pendidikan Profesi Guru, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, SEAMEO SEAMOLEC, dan mitra regional dalam rangka mendukung transformasi pembelajaran mendalam.
Lokakarya dibuka dengan sambutan dari Dekan FKIP UNS, Dr. Imam Sujadi, M.Si., yang menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada FKIP UNS sebagai mitra dalam program SEA-TEP.
“Kami bangga bisa berkolaborasi dalam upaya nasional dan regional untuk meningkatkan kualitas pendidikan guru. Kami percaya bahwa pendekatan 3D Learning akan menjadi jembatan penting dalam menciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual dan bermakna,” ujar Dr. Imam.
Turut hadir dalam pembukaan acara, Direktur SEAMEO SEAMOLEC, Dr. Wahyudi, yang menekankan pentingnya inovasi dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang pendidikan.
“3D Learning dan CER bukan hanya metodologi, melainkan strategi yang mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa. SEAMEO SEAMOLEC berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang mendorong pembelajaran lintas batas negara,” tutur Dr. Wahyudi.
Sambutan kunci sekaligus pemaparan kebijakan disampaikan oleh Direktur Pendidikan Profesi Guru Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Ferry Maulana Putra, S.Pd., M.Ed. Dalam pemaparannya, Ferry menegaskan, “Program ini merupakan bagian dari penguatan kapasitas guru dalam menghadirkan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan zaman. Modul-modul yang disusun diharapkan dapat digunakan dalam pelatihan guru secara nasional.”
Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, FKIP UNS menegaskan kembali komitmennya untuk menjadi pusat unggulan dalam pengembangan pendidikan guru di Asia Tenggara. Harapannya, hasil dari lokakarya ini dapat menjadi kontribusi nyata dalam mewujudkan pendidikan yang transformatif dan relevan dengan konteks masa depan.
Humas FKIP,