FKIP UNS – Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) menunjukkan komitmennya dalam peningkatan mutu pendidikan dengan menggelar kegiatan bertajuk “Peningkatan Mutu Program Studi Pendidikan Ekonomi” pada Selasa, (21/5/25). Acara berlangsung di Aula Gedung G lantai 3 FKIP UNS dan dihadiri oleh akademisi serta stakeholder dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan laporan dari Ketua Panitia kegiatan, Dr. Aniek Hindrayani, S.E., M.Si., yang juga menjabat sebagai Ketua Program Studi S3 Pendidikan Ekonomi FKIP UNS sekaligus Ketua Asosiasi Profesi Pendidik Ekonomi Indonesia (ASPROPENDO). Dalam laporannya, Dr. Aniek menyoroti pentingnya sinergi antara program studi dan stakeholder pendidikan dalam menyusun kurikulum yang relevan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menyerap berbagai masukan strategis dari para pakar dan stakeholder untuk menyusun kurikulum pendidikan ekonomi yang lebih kontekstual, inklusif, dan adaptif terhadap kebutuhan zaman,” ujar Dr. Aniek dalam laporannya.
Sambutan kedua disampaikan oleh Prof. Dr. Neti Budiwati, M.Si., selaku Ketua II Bidang Kurikulum dan Pembelajaran ASPROPENDO. Ia menyampaikan apresiasi kepada FKIP UNS atas inisiatif kegiatan ini yang dinilai sangat strategis dalam memperkuat peran program studi pendidikan ekonomi di tengah dinamika sosial dan ekonomi global.
“Peningkatan mutu program studi tidak bisa dilepaskan dari sinergi antarlembaga. ASPROPENDO sangat mengapresiasi inisiatif FKIP UNS dalam menyelenggarakan forum ilmiah seperti ini yang sangat relevan dengan isu-isu pendidikan ekonomi nasional,” ungkap Prof. Neti.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Dekan FKIP UNS, Dr. Imam Sujadi, M.Si., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga untuk mewujudkan pendidikan ekonomi yang inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan zaman.
“Kita harus terus bergerak maju dalam menghadirkan pendidikan ekonomi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga inklusif, menjangkau semua kalangan termasuk penyandang disabilitas. FKIP UNS siap menjadi rumah bagi kolaborasi dan inovasi,” tegas Dr. Imam Sujadi saat membuka acara.
Acara inti berupa panel diskusi menghadirkan dua narasumber utama, yakni Prof. Dr. Rusdarti, M.Si. dari Universitas Negeri Semarang dan Prof. Dr. Hari Wahyono, M.Pd. dari Universitas Negeri Malang. Keduanya mengupas tuntas isu-isu aktual dalam pendidikan ekonomi, termasuk masukan penting mengenai konten ekonomi pada jenjang SMP serta pendekatan pembelajaran ekonomi yang ramah difabel.
Diskusi berlangsung dinamis dengan sesi tanya jawab yang melibatkan peserta dari berbagai institusi. Berbagai saran strategis mengemuka, antara lain perlunya integrasi literasi ekonomi berbasis konteks lokal dan penguatan kompetensi pedagogis dosen dalam menghadapi keragaman peserta didik.
Melalui kegiatan ini, FKIP UNS berharap dapat memperkuat kontribusinya dalam pengembangan pendidikan ekonomi yang berkelanjutan dan responsif terhadap tantangan pendidikan masa depan.
Humas FKIP,