FKIP UNS– Mahasiswa Pendidikan Teknik Bangunan (PTB) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) yang tergabung dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) melaksanakan kegiatan pemberdayaan UMKM melalui program SEMAR ECOTECH (24/6/25) di Desa Sruni, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali. Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif TechnoVillage, yang bertujuan menjadikan Desa Sruni sebagai desa wisata edukasi berbasis teknologi inovatif, yang tak hanya focus pada wisata edukatif tetapi juga pada umkm nya.

Program ini merupakan bagian dari inisiatif TechnoVillage, yang bertujuan menjadikan Desa Sruni sebagai desa wisata edukasi berbasis teknologi inovatif. Tidak hanya fokus pada pengembangan sektor wisata, program ini juga mendorong pertumbuhan UMKM lokal agar lebih adaptif terhadap perkembangan digital.

Pelaksanaan SEMAR ECOTECH berlangsung selama tiga bulan dengan sasaran utama para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya anggota Kelompok Wanita Tani Desa Sruni. Puncak kegiatan diwujudkan dalam bentuk Workshop Strategi Pemasaran UMKM di Era Digital, sebagai respons terhadap tantangan rendahnya literasi digital dan terbatasnya strategi pemasaran berbasis teknologi di kalangan pelaku UMKM desa.

Melalui workshop ini, peserta diberikan pelatihan seputar pengelolaan usaha, mulai dari perencanaan bisnis, strategi pemasaran digital, hingga praktik langsung penggunaan media sosial seperti Instagram dan TikTok untuk promosi produk. Selain itu, peserta dilatih dalam pembuatan konten, teknik branding digital, serta cara membangun identitas visual produk yang menarik.

Ketua tim pelaksana, Rio Trida Hardani, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemandirian pelaku UMKM dalam mengelola usahanya secara profesional.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin mendorong pelaku UMKM Sruni lebih mandiri dalam mengelola usaha mereka dan siap bersaing di pasar digital,” ungkap Rio.

Rio juga menambahkan bahwa timnya membagikan modul panduan digitalisasi UMKM sebagai bekal lanjutan agar peserta dapat terus mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

Kegiatan SEMAR ECOTECH mendapat sambutan positif dari masyarakat, terutama para perempuan pelaku UMKM. Seusai pelatihan, mereka mulai aktif mengelola akun media sosial untuk memasarkan produk lokal unggulan seperti kerupuk susu sapi, teh mawar, cookies mawar, pupuk organik, dan berbagai hasil pertanian lainnya. Beberapa peserta bahkan mulai menerapkan teknik fotografi produk, pencahayaan, dan penulisan deskripsi menarik dalam setiap unggahan mereka.

Program ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa FKIP UNS dalam mengembangkan potensi desa berbasis teknologi tepat guna. Dengan pendekatan praktis dan berbasis kebutuhan masyarakat, SEMAR ECOTECH berhasil memperkuat posisi UMKM Desa Sruni di tengah era digital, serta membuka peluang menuju digitalisasi desa secara menyeluruh.

Humas fkip
#ptb #fkipuns #uns