FKIP UNS – Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) melalui Tim Riset Group Linguistik dan Sastra Terapan menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk Workshop & Focus Group Discussion tentang penerapan TPACK dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, (31/7/25), bertempat di Aula SMP Negeri 1 Wonogiri dan diikuti oleh guru-guru Bahasa Indonesia yang tergabung dalam MGMP SMP se-Kabupaten Wonogiri.
Kegiatan ini merupakan bagian dari hibah riset pengabdian masyarakat UNS tahun 2025, yang bertujuan meningkatkan profesionalisme guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia melalui pendekatan Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK). Acara dibuka oleh Ketua MGMP Bahasa Indonesia SMP Kabupaten Wonogiri, Bapak Sriyono, M.Pd., yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif ini dan menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru, khususnya di wilayah pedesaan.
Tim dosen PBSI FKIP UNS yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain Prof. Dr. Sumarwati, M.Pd., Dr. Atikah Anindiyarini, M.Hum., Drs. Slamet Mulyono, M.Pd., Dr. Chafit Ulya, M.Pd., dan Dr. Laila Fitri Nur Hidayah, M.Pd., serta dua alumni mahasiswa pascasarjana, Maulana Danar Maalikih, M.Pd., dan Nur Qayimah, M.Pd. Seluruh sesi berlangsung interaktif dan komunikatif dengan Drs. Slamet Mulyono, M.Pd., sebagai moderator.
Sesi pertama disampaikan oleh Prof. Dr. Sumarwati, M.Pd., selaku ketua Riset Group Linguistik dan Sastra Terapan, dengan materi bertema “Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis TPACK dan Pembaruan Kaidah Kebahasaan.” Dalam pemaparannya, beliau membahas topik-topik aktual seperti penggunaan singkatan, penyerapan istilah asing, serta analisis struktur kalimat dan kesalahan kebahasaan yang sering dijumpai di kelas. Para peserta tampak antusias berdiskusi, berbagi pengalaman, dan mengajukan pertanyaan terkait praktik pembelajaran Bahasa Indonesia.
Materi kedua disampaikan oleh Dr. Chafit Ulya, M.Pd., yang memberikan pelatihan teknis mengenai pembuatan video pembelajaran menggunakan aplikasi Canva Video. Peserta diajak untuk memproduksi konten video edukatif yang sederhana namun efektif dengan memanfaatkan fitur visual dan audio. Selain itu, beliau juga memperkenalkan pemanfaatan aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk menunjang pembuatan media pembelajaran.
Pada sesi ketiga, Dr. Laila Fitri Nur Hidayah, M.Pd., memberikan pelatihan penggunaan aplikasi permainan edukatif Kahoot. Peserta dikenalkan pada cara membuat dan mengelola kuis interaktif yang relevan dengan materi Bahasa Indonesia. Melalui pendekatan gamifikasi, sesi ini bertujuan menjadikan pembelajaran lebih menyenangkan, interaktif, dan mampu meningkatkan partisipasi siswa. Para guru terlihat sangat aktif dalam mengeksplorasi fitur-fitur Kahoot dan langsung mempraktikkan pembuatan kuis yang dapat diterapkan di kelas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru memiliki bekal dalam merancang pembelajaran Bahasa Indonesia yang kontekstual, inovatif, dan sesuai dengan tantangan abad ke-21. Selain memperkuat keterampilan praktis, kegiatan ini juga menjadi ajang kolaboratif antaranggota MGMP dalam berbagi praktik baik dan memperluas jejaring profesional. Ke depan, kegiatan serupa akan terus diperluas agar dapat menjangkau lebih banyak guru dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan Bahasa Indonesia di sekolah-sekolah.