FKIP UNS – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan pada Progeam Studi Pendidikan Teknik Mesin (PTM) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, melalui Himpunan Mahasiswa KOMPRESI UNS mnyelenggarakan Seminar Safety Riding yang bekerja sama dengan Astra Honda Motor Jawa Tengah pada (29/09/2025). Kegiatan ini dilaksanakan secara luring berada di Aula Kampus V JPTK FKIP UNS Pabelan.
Seminar Saftey Riding tahun ini mengangkatan tema “Dijalan Fokus, Kuliah Mulus”. Tema ini diangkat karena keselamatan dalam berkendara merupakan aspek yang sangat penting dalam mobilitas masyarakat. Kecelakaan lalu lintas seringkali mengakibatkan kerugian besar, seperti hilangnya nyawa, cedera fisik serius, dan kerusakan harta benda. Hal ini disebabkan karena banyak masyarakat, khususnya generasi muda yang sering kali mengabaikan keamanan dan keselamatan ketika berkendara. Maka dari itu kita sebagai generasi muda perlu meningkatkan pentingnya keselamatan dalam berkendara, Lebih baik Cari Aman daripada membahyakan pengguna jalan yang lain. Pembicara pada seminar ini antara lain 1) Oke Desiyanto, S.T., Analyst dan Senior Instruktur Safety Riding Astra Motor Jawa Tengah, 2) Bpk. Iptu. Surawan Nurjaya, Kanit Kamsel Sat Lantas Polresta Surakarta dan 3) Andri Joko Rusito, S.H., Petugas Bidang Pelayanan PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama Jawa Tengah.
Di acara tersebut juga disampaikan data yang cukup memprihatinkan oleh Surawan Nurjaya, Kanit Kamsel Sat Lantas Polresta Surakarta. Beliau mengungkapkan bahwa data kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polresta Surakarta telah mengalami peningkatan signifikan, yaitu sebesar 34,26% tercatat hingga bulan September 2025 dibandingkan dengan tahun 2024. Surawan Nurjaya menekankan bahwa keselamatan saat berkendara adalah tanggung jawab yang tak bisa diabaikan. Ia prihatin dengan kenaikan angka tersebut dan mengajak peran aktif seluruh mahasiswa untuk mengutamakan keselamatan, bukan hanya peduli dengan aktivitas mereka.
Menurut Oke Desiyanto, S.T., Analyst dan Senior Instruktur Safety Riding Astra Motor Jawa Tengah, berdasarkan riset internal AHM, 61% pengendara sepeda motor adalah usia muda, yaitu rentang usia yang sedang aktif mengekspresikan diri. Data lain menunjukkan 93% kecelakaan terjadi karena faktor manusia yang melakukan Perilaku Berkendara Berbahaya, dan salah satunya adalah Tidak Fokus saat Berkendara. Untuk mengatasi tingginya angka kecelakaan akibat faktor manusia, Oke Desiyanto mengajak mahasiswa dan mahasiswi menerapkan “Jurus Cari Aman biar Happy Berkendara”, yang meliputi langkah-langkah praktis:
Sebelum Berkendara
- Pastikan istirahat cukup.
- Lakukan pemanasan tubuh.
- Gunakan perlengkapan berkendara lengkap (Helm, Jaket, Sarung Tangan, Celana, Sepatu).
Saat Berkendara
- Patuhi rambu dan peraturan lalu-lintas tanpa terkecuali.
- Istirahat sejenak setiap 2 jam berkendara (15-30 menit).
- Kontrol emosi (berpikir positif) dan selalu fokus saat berkendara.
Humas FKIP