FKIP UNS – Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan kuliah umum bertema “Kajian Kritis Pendidikan Nilai dalam Pembelajaran Sejarah” pada Rabu (25/2/2026) di Aula Lantai 3 Gedung F FKIP UNS. Kegiatan ini menghadirkan akademisi dari Universitas Negeri Malang, Prof. Dr. Dewa Agung Gede Agung, M.Pd., sebagai narasumber utama. Kuliah umum ini diikuti oleh mahasiswa Pendidikan Sejarah angkatan 2024 dan 2025 serta dosen di lingkungan FKIP UNS.
Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Dekan yang diwakilkan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian FKIP UNS, Prof. Dr. paed. Nurma Yunita Indriyanti, M.Si., M.Sc. Dalam sambutan yang diberikan Prof Nurma menegaskan bahwa pembelajaran sejarah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kesadaran kebangsaan mahasiswa dan menyampaikan bahwa pendidikan nilai dalam pembelajaran sejarah tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan sikap kritis, integritas, serta tanggung jawab sosial peserta didik.
“Pembelajaran sejarah harus mampu menghadirkan nilai-nilai yang relevan dengan tantangan zaman. Mahasiswa tidak hanya memahami peristiwa masa lalu, tetapi juga mampu mengambil hikmah dan menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Prof. Nurma.
Sementara itu, Kepala Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP UNS, Dr. Musa Pelu, M.Hum., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kuliah umum ini menjadi ruang akademik bagi mahasiswa untuk memperdalam pemahaman mengenai integrasi nilai dalam proses pembelajaran sejarah. Ia menjelaskan bahwa kajian kritis terhadap pendidikan nilai sangat penting untuk mendorong lahirnya calon pendidik yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial dan kebangsaan.
Dalam sesi pemaparan materi, Prof. Dr. Dewa Agung Gede Agung, M.Pd. menekankan bahwa pendidikan nilai dalam pembelajaran sejarah harus dilakukan secara reflektif dan kontekstual. Ia menjelaskan bahwa sejarah tidak sekadar memuat kronologi peristiwa, tetapi juga mengandung nilai-nilai moral, sosial, dan kebangsaan yang dapat dijadikan landasan dalam membangun karakter generasi muda.
Melalui penyelenggaraan kuliah umum ini, FKIP UNS berharap dapat memperkuat kompetensi akademik mahasiswa sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pendidikan nilai dalam pembelajaran sejarah. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen FKIP UNS dalam mencetak calon pendidik yang adaptif, kritis, dan berintegritas.
Pelaksanaan kuliah umum ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kualitas pembelajaran dan pengembangan wawasan akademik mahasiswa, serta SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penguatan nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan kesadaran historis dalam pendidikan.
Humas fkip