FKIP – Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang tergabung dalam Kelompok 4 KKN Tematik UNS lakukan pendampingan belajar bagi siswa. Kegiatan pendampingan ini dilakukan di Desa Pondok, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan KKN ini didampingi oleh Prof. Dr. Ir. Sudibyo, M.S., selaku dosen pembimbing lapangan dalam kegiatan ini.

Adapun mahasiswa yang tergabung dalam kelompok KKN ini, yaitu Aldila Cahya Gayatri (Ilmu Lingkungan/FMIPA), Erlita Pitaloka Asmarani (Pendidikan Bahasa Inggris/FKIP), Viona Rohmah A.G.K (Teknik Kimia.FT), Aisyah Mila Sari (Peternakan/FP), Haninah Ainun M (Pendidikan Matematika/FKIP), Imaduddin Naufal S. (Teknik Sipil/FT), M. Daffa Auliarahman (Teknik Sipil/FT), dan Ichsan Nurrohim (Penyuluhan dan Komunikai Pertanian/FP).

Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Pondok yakni pemanfaatan taman desa menjadi taman belajar. Pemanfaatan ini dilakukan dengan maksud untuk mewadahi peserta didik untuk bisa belajar di masa pandemi (saat PTM terbatas). Haninah, tim pelaksana KKN Tematik Kelompok 4, menyampaikan bahwa pemanfaatan taman desa menjadi taman belajar merupakan upaya mengoptimalisasikan fungsi taman untuk keperluan edukasi.

“Program kerja yang kami laksanakan yaitu membuat taman belajar. Teknisnya setiap hari Minggu, kami mengumpulkan adik-adik untuk belajar bersama. Materi yang diajarkan yakni bahasa Inggris dan Matematika, sebab umumnya peserta didik menganggap dua mapel tersebut adalah mapel yang sulit,” terang Haninah kepada tim fkip.uns.ac.id pada Senin (28/02/2022).

Haninah menambahkan bahwa alasan timnya memilih melaksanakan program taman belajar, yakni ingin menyediakan tempat belajar yang menyenangkan bagi adik-adik peserta didik.

“Alasan menyelenggarakan program taman belajar ini yakni menyediakan tempat belajar yang menyenangkan dengan memaksimalkan fungsi taman. Selain itu, karena diterapkannya PTM terbatas, menjadikan peserta didik memiliki waktu yang terbatas untuk belajar di Sekolah,” lanjut Haninah.

Haninah turut menceritakan target dari program taman belajar ini.

“Tujuan adanya taman belajar ini agar adik-adik bisa memahami materi dengan cara yang menyenangkan dan menikmati proses belajar,” kata Haninah.

Haninah pun menceritakan kesan dan pesannya melaksanakan kegiatan KKN ini.

“Kesan dan perasaan melaksanakan program taman belajar ini, yakni sangat tidak menyangka atas tingginya antusias adik-adik. Tingginya antusiasme tersebut berdampak pada tingginya semangat kami (mahasisiwa UNS) untuk berinteraksi dan berbagi ilmu dengan adik-adik peserta didik,” papar Haninah.

Di akhir wawancara, Haninah menyampaikan harapannya pada desa Pondok dan peserta didik.

“Harapannya, semoga desa Pondok semakin maju dan anak-anak desa Pondok bisa menjadi generasi penerus bangsa yang membanggakan, bermanfaat bagi orang banyak, bangsa dan negara,” pungkasnya.

Reporter: Akhmad Mukhibun
Editor: Aulia Anjani

Humas FKIP

#fkipuns
#fkipbagus
#uns