FKIP UNS — Tim Research Group (RG) Program Studi Pendidikan Guru PAUD, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) melaksanakan kegiatan penelitian sekaligus diseminasi dengan tajuk “Mengelola Ekspektasi Orang Tua Milenial dan Gen Z di PAUD: Sebuah Pendekatan Manajerial”pada Senin (30/6/25) di PAUD Negeri Pembina Bhineka, Surakarta, dengan menghadirkan para guru dari PAUD Negeri Pembina Bhineka dan PAUD Negeri Kartini.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Penguatan Kapasitas Grup Riset (PKGR-UNS), yang diketuai oleh Dr. Upik Elok Endang Rasmani, M.Pd, dosen Program Studi Pendidikan Guru PAUD, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNS. Dalam acara ini, sebanyak 40 guru PAUD terlibat aktif dalam sesi penyampaian materi dan diskusi. Para peserta diberikan pemahaman mendalam mengenai karakteristik ekspektasi orang tua milenial dan Gen Z, serta strategi manajerial yang relevan untuk menjawab kebutuhan dan harapan mereka terhadap layanan PAUD yang berkualitas, transparan, dan inklusif.
Perkembangan zaman telah menciptakan lanskap baru dalam dunia pendidikan anak usia dini. Orang tua generasi milenial dan Gen Z cenderung memiliki pola pikir yang lebih kritis, digital-minded, dan partisipatif dalam proses pendidikan anak-anak mereka. Mereka mengharapkan layanan PAUD yang tidak hanya aman dan menyenangkan, tetapi juga profesional, terstruktur, berbasis data, dan mampu memberikan laporan perkembangan anak secara transparan dan real time. Namun demikian, banyak lembaga PAUD menghadapi tantangan dalam menyesuaikan pendekatan manajerial mereka terhadap ekspektasi ini. Ketidaksesuaian antara harapan orang tua dan manajemen lembaga dapat berujung pada miskomunikasi, kurangnya kepercayaan, dan bahkan menurunnya kepuasan terhadap layanan PAUD.
“Belum banyak penelitian yang secara spesifik mengulas bagaimana pendekatan manajerial dapat menjembatani kesenjangan antara ekspektasi orang tua masa kini dan praktik pengelolaan lembaga PAUD,” ungkap Dr. Upik Elok
“Oleh karena itu, kegiatan ini kami hadirkan sebagai bentuk kontribusi akademik untuk memberikan solusi nyata di lapangan.” pungkas Dr. Upik Elok
Tim dosen yang terlibat dalam penelitian ini berasal dari Program Studi PG PAUD FKIP UNS. Selain Dr. Upik Elok sebagai ketua tim, turut berkontribusi para dosen berpengalaman, yaitu Dr. Drs. Bambang Winarji, M.Pd., Novita Eka Nurjanah, M.Pd., Nurul Shofiatin Zuhro, S.Pd., M.Pd., Anjar Fitrianingtyas, S.Pd., M.Pd., dan Jumiatmoko, S.Pd., M.Pd. Dalam pelaksanaannya, tim menggandeng dua mitra strategis: PAUD Negeri Pembina Bhineka dan PAUD Negeri Kartini, keduanya berada di Kota Surakarta.
Kolaborasi ini tidak hanya memperkaya sudut pandang, tetapi juga menjadi ajang transfer ilmu pengetahuan dari akademisi kepada praktisi secara langsung.
Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk diseminasi hasil kajian yang dilakukan tim RG Manajemen PAUD. Tujuan utama diseminasi adalah untuk menyampaikan temuan, strategi, serta rekomendasi manajerial yang dapat langsung diterapkan oleh pengelola PAUD dalam menjawab tantangan ekspektasi orang tua masa kini.
Adapun materi yang disampaikan meliputi:
- Ciri khas ekspektasi orang tua milenial dan Gen Z terhadap pendidikan anak usia dini
- Strategi komunikasi efektif antara lembaga dan orang tua
- Desain layanan PAUD yang adaptif dan transparan
- Peran teknologi dalam menjembatani komunikasi dan laporan perkembangan anak
- Contoh praktik baik manajemen PAUD yang mampu membangun hubungan harmonis dengan orang tua
Melalui pendekatan ini, tim peneliti berharap dapat meningkatkan profesionalisme lembaga PAUD dalam mengelola hubungan dengan keluarga peserta didik, serta memperkuat daya saing lembaga di tengah masyarakat yang semakin kritis terhadap kualitas layanan pendidikan.
Penelitian dan kegiatan ini turut berkontribusi dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals), khususnya pada poin ke-4, yaitu Quality Education. Dengan memberikan pelatihan dan wawasan kepada para guru dan pengelola PAUD, program ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini yang inklusif, adil, dan merata.
“Kegiatan ini bukan sekadar agenda kampus, tapi bagian dari komitmen kami sebagai insan akademik untuk berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan Indonesia, sesuai arah kebijakan global,” ujar Dr. Upik menegaskan.
Respons positif datang dari seluruh peserta kegiatan. Ibu Siswati, S.Pd., guru PAUD Negeri Pembina Bhineka, mengaku sangat terbantu dengan materi yang disampaikan.
“Saya jadi lebih paham bahwa cara komunikasi kita kepada orang tua harus menyesuaikan dengan cara berpikir dan gaya komunikasi mereka yang serba cepat, digital, dan berbasis data. Banyak wawasan baru yang saya peroleh hari ini,” ujarnya.
Sementara itu, Ibu Sri Wahyuni, S.Pd., Kepala PAUD Negeri Kartini, menyampaikan harapannya agar kegiatan serupa terus dilakukan.
“Ini sangat penting bagi kami sebagai pengelola. Kami sangat mendukung dan berharap ada pendampingan lanjutan agar strategi yang dibagikan bisa kami terapkan dengan konsisten.”
Kegiatan ini merupakan bagian dari hibah Non-APBN Universitas Sebelas Maret yang disalurkan melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM UNS). Melalui skema pendanaan ini, para peneliti memiliki ruang yang lebih luas untuk melakukan kajian terapan dan diseminasi hasilnya ke masyarakat.
“Terima kasih kepada Universitas Sebelas Maret (UNS) dan LPPM UNS atas kepercayaan dan dukungannya. Ini adalah bentuk nyata sinergi antara institusi, peneliti, dan masyarakat,” tutup Dr. Upik.
Melalui kegiatan ini, tim RG Manajemen PAUD berharap dapat membentuk ekosistem pendidikan yang responsif terhadap perkembangan zaman. Tidak hanya menjembatani ekspektasi orang tua modern, tetapi juga menjaga marwah pendidikan anak usia dini yang menekankan pada nilai-nilai kasih sayang, bermain, dan pembelajaran holistik. Dalam waktu dekat, tim juga berencana melakukan survei lanjutan untuk mengidentifikasi lebih dalam pola ekspektasi orang tua di berbagai wilayah serta mengembangkan modul pelatihan digital untuk mendukung pengelola PAUD secara berkelanjutan.