FKIP UNS — Tim Riset Group Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat bertema “Internasionalisasi Bahasa dan Budaya Indonesia melalui Batik Solo”. Kegiatan ini berlangsung selama enam hari, (9-14/7/2025), bertempat di Chiang Mai University, Thailand.

Kegiatan ini dipimpin oleh Prof. Dr. Kundharu Saddhono, M.Hum., akademisi dan pakar linguistik serta budaya Indonesia yang aktif dalam pengembangan dan internasionalisasi Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Turut bergabung dalam tim pelaksana dua mahasiswa pascasarjana FKIP UNS, Aldi Dwi Saputra, M.Pd., dan Maulana Danar Maaliki H., M.Pd.

Batik Solo diangkat sebagai medium utama dalam kegiatan, tidak hanya sebagai objek warisan budaya tetapi juga sebagai sarana pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis budaya. Melalui pendekatan tematik dan praktik langsung, peserta diajak memahami kosakata, struktur kalimat, dan konteks budaya yang melekat pada motif serta proses pembuatan Batik Solo. Strategi ini menjadi inovasi dalam pengajaran BIPA berbasis kultural.

“Batik Solo bukan hanya warisan budaya, tetapi juga alat ajar yang efektif dalam pembelajaran BIPA. Kami ingin mahasiswa asing belajar Bahasa Indonesia secara kontekstual, tidak hanya secara struktural,” ujar Prof. Kundharu Saddhono.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari Chiang Mai University. Dr. Suhailee Sohnui, M.Pd., dosen pengampu BIPA, menyampaikan apresiasi atas pendekatan budaya dalam kegiatan ini. Beliau turut serta dalam proses koordinasi dan pendampingan peserta, serta menjembatani interaksi akademik dan budaya antar dua institusi.

“Mahasiswa kami sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka merasa lebih dekat dengan Indonesia, tidak hanya melalui bahasa tetapi juga melalui pengalaman budaya yang nyata,” ungkap Dr. Suhailee.

Selain memperkenalkan Batik Solo sebagai media pembelajaran, kegiatan ini juga mempererat hubungan kerja sama akademik antara UNS dan Chiang Mai University. Diskusi terkait pengembangan kurikulum BIPA dan potensi kolaborasi riset lintas negara menjadi salah satu hasil penting dari pelaksanaan kegiatan ini.

Melalui kegiatan PKMI ini, FKIP UNS menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program internasionalisasi Bahasa Indonesia dan penguatan diplomasi budaya Nusantara. Inisiatif ini sekaligus menegaskan bahwa karya budaya lokal, seperti batik, mampu menjadi jembatan pemahaman antarbangsa secara mendalam dan berkelanjutan.

Humas FKIP
#pbsi #fkipuns #uns