FKIP UNS – Pada Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) tergabung dalam Kelompok Hibah Pembelajaran Berdampak UNS 1510 menggelar kegiatan bertajuk “Edukasi SDGs melalui Aksi Bersih Lingkungan di Sekolah Alam Solo Raya” dalam rangka mewujudkan pembelajaran yang berdampak langsung bagi masyarakat dan lingkungan, dari

Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (17/10/25) di Sekolah Alam Solo Raya (SELASAR), Desa Taji, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, serta di lingkungan sekitarnya seperti lapangan Desa Taji. Aksi kali ini diikuti oleh ketua tim Fa’is Nor Risky dengan melibatkan anggota tim: Dimas Danu Utama, Ervin Dwi Prasetyo, Hafiz Arayan Majid, Johan Prasetyo Ribowo, Khoirunisa Izzatul Fatimah, Mahendra, Muhammad Abdul Ghofar, dan Wahyu Septiyanto. Tak lupa fasilitator serta para siswa Sekolah Alam Solo Raya sebagai mitra kegiatan.

Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dengan pengarahan teknis oleh fasilitator Sekolah Alam Solo Raya di Balai Desa Taji. Peserta kemudian dibagi menjadi beberapa kelompok kecil untuk melaksanakan kegiatan bersih-bersih di area yang telah ditentukan. Setiap peserta dibekali trashbag dan sarung tangan untuk mendukung pelaksanaan aksi bersih lingkungan.

Setelah pembagian tugas, para peserta bergerak menuju lapangan Desa Taji dan area sekitar sekolah untuk mengumpulkan sampah dan membersihkan lingkungan. Suasana kebersamaan terlihat jelas antara mahasiswa UNS dan para siswa Sekolah Alam Solo Raya. Aksi ini tidak hanya menjadi kegiatan sosial, tetapi juga sarana pembelajaran kolaboratif tentang pentingnya menjaga lingkungan serta memahami nilai-nilai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals).

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias hingga pukul 11.00 WIB. Setelah aksi bersih-bersih selesai, seluruh peserta kembali ke Sekolah Alam Solo Raya untuk beristirahat dan makan bersama sebagai bentuk penutup kegiatan. Momen ini dimanfaatkan pula untuk refleksi dan berbagi pengalaman mengenai pentingnya partisipasi aktif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Ketua kelompok kegiatan, Fa’is Nor Risky, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada praktik aksi lingkungan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang memperkuat karakter dan kesadaran peserta terhadap nilai-nilai keberlanjutan. “Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari semangat kami untuk menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada teori di kelas, tetapi juga memberi dampak langsung bagi lingkungan sekitar. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai karakter, kepedulian terhadap lingkungan, sekaligus mengenalkan prinsip Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dengan cara yang sederhana dan dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa SELASAR,” jelasnya.

Salah satu fasilitator Sekolah Alam Solo Raya menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan mahasiswa UNS. “Siswa kami sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka belajar bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas sekolah, tetapi juga bagian dari tanggung jawab pribadi dan sosial,” ujarnya.

Kegiatan edukasi dan aksi bersih lingkungan ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas, dan tujuan ke-13 tentang Penanganan Perubahan Iklim. Aksi sederhana ini diharapkan mampu menumbuhkan generasi muda yang berkarakter peduli lingkungan serta siap menjadi agen perubahan menuju masa depan yang berkelanjutan.