FKIP UNS – Program Studi Pendidikan Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menyelenggarakan kegiatan vital bertajuk “Pelatihan Penanganan Kebakaran dan Mitigasi Bencana” di lingkungan FKIP UNS yang diakan terbuka di Halaman Gedung F FKIP UNS pada (18/12/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggandeng Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Surakarta sebagai instruktur ahli. Pelatihan ini diikuti secara antusias oleh dosen Pendidikan Kimia, staf kependidikan, petugas keamanan (SKL), serta mahasiswa Pendidikan Kimia. Fokus utama kegiatan ini adalah meningkatkan kesiapsiagaan personel, terutama di area berisiko tinggi seperti laboratorium kimia.

Acara dibuka dengan sambutan dari Dekan FKIP UNS Dr. Imam Sujadi, M.Si., yang menekankan bahwa aspek keselamatan adalah prioritas utama dalam menunjang aktivitas akademik.

“Keterampilan mitigasi bencana, khususnya kebakaran, wajib dikuasai oleh seluruh sivitas akademika. Kita tidak hanya mencetak tenaga pendidik yang cerdas, tapi juga lingkungan kampus yang aman dan tanggap darurat,” jelas Dr. Imam Sujadi.

Perwakilan dari Program Studi Pendidikan Kimia, Dr.rer.nat. Sri Mulyani, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa latar belakang kegiatan ini adalah spesifisitas laboratorium kimia yang sering bersentuhan dengan bahan mudah terbakar.

“Pelatihan ini adalah bentuk tanggung jawab kami dalam menjaga keselamatan dosen dan mahasiswa. Kami ingin memastikan setiap individu di laboratorium tahu persis apa yang harus dilakukan saat terjadi keadaan darurat sebelum bantuan profesional tiba,” ujar Dr.rer.nat. Sri Mulyani.

Tim Damkar Kota Surakarta memberikan pengarahan mendalam mengenai teori segitiga api, jenis-jenis kebakaran, hingga prosedur evakuasi yang benar. Petugas menjelaskan bahwa ketenangan dan penguasaan alat adalah kunci dalam memadamkan api pada skala kecil.

Puncak kegiatan ditandai dengan simulasi dan praktik lapangan di halaman gedung. Para peserta, mulai dari dosen, staf, hingga mahasiswa, secara bergantian mempraktikkan cara memadamkan api menggunakan metode tradisional (karung goni basah) dan metode modern menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Petugas Damkar memandu langsung teknik “PASS” (Pull, Aim, Squeeze, Sweep) agar penggunaan APAR efektif dan aman.

Kegiatan pelatihan ini merupakan bentuk implementasi nyata dari sasaran Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) Menjamin keselamatan kerja dan perlindungan kesehatan bagi seluruh personel kampus dari risiko kecelakaan kerja dan kebakaran, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) Menyediakan fasilitas pendidikan dan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan efektif bagi seluruh mahasiswa dan staf dan SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) Memperkuat upaya perlindungan terhadap infrastruktur pendidikan dari ancaman bencana melalui sistem tanggap darurat yang mumpuni.

Pelatihan penanganan kebakaran ini menjadi bukti nyata bahwa penguatan kapasitas SDM dalam menghadapi situasi darurat adalah investasi jangka panjang bagi keamanan kampus. Melalui praktik langsung dan pendampingan dari Damkar Surakarta, Sivitas Akademika FKIP UNS dan Pendidikan Kimia FKIP UNS kini memiliki kesiapan mental dan teknis yang lebih baik. Harapannya, budaya keselamatan kerja (K3) ini dapat tertanam kuat dan berkelanjutan demi mewujudkan lingkungan kampus yang tangguh bencana.

Humas FKIP UNS
#fkipuns #uns