FKIP UNS – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima visitasi dalam rangka Lomba Inclusion Metric UNS pada Kamis (5/3/2026) di Ruang Sidang 1, Gedung F FKIP UNS, Surakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan fakultas, serta tim Unit Penjamainan Mutu dan Tim pendukung Pendidikan Inklusif di lingkungan FKIP UNS sebagai bagian dari upaya penguatan komitmen perguruan tinggi dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan. Visitasi ini menghadirkan tim asesor Inclusion Metric yang terdiri dari Dr. Rina Herlina Haryanti, S.Sos., M.Si., Fadjri Kirana Anggarani, S.Psi., M.A., serta Ummu Mustaqimah, S.T., M.T..
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Dekan FKIP UNS, Dr. Imam Sujadi, M.Si. Dalam sambutannya, Dr. Imam Sujadi menegaskan bahwa keikutsertaan FKIP UNS dalam kegiatan Inclusion Metric bukan semata-mata untuk bersaing, melainkan sebagai bagian dari komitmen fakultas dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang inklusif. FKIP UNS terus berupaya membangun sistem pendidikan yang memberikan ruang dan kesempatan yang setara bagi seluruh sivitas akademika.
“Kegiatan ini bukan sekadar lomba atau ajang kompetisi. FKIP UNS terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang inklusif, ramah bagi semua, serta memberikan kesempatan yang sama bagi setiap individu untuk berkembang,” ujar Dr. Imam.
Sementara itu, tim asesor Inclusion Metric melakukan penilaian terhadap berbagai aspek implementasi pendidikan inklusif di FKIP UNS. Proses visitasi juga diisi dengan diskusi dan pemaparan berbagai program yang telah dilaksanakan oleh fakultas dalam mendukung pengembangan kampus yang inklusif.
Kegiatan ini diharapkan dapat semakin memperkuat komitmen FKIP UNS dalam mengembangkan lingkungan akademik yang terbuka, setara, dan menghargai keberagaman. Melalui implementasi prinsip-prinsip inklusi, FKIP UNS berupaya mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan perspektif keadilan dalam dunia pendidikan.
Pelaksanaan visitasi Lomba Inclusion Metric ini juga sejalan dengan dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan sistem pendidikan yang inklusif dan merata, SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan) dengan mendorong akses pendidikan yang adil bagi semua kalangan, serta SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penguatan tata kelola institusi pendidikan yang berkeadilan dan responsif terhadap keberagaman.