FKIP UNS – Program Studi S2 Pendidikan Guru Vokasi (PGV), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan Workshop Pembelajaran Deep Learning sebagai bagian dari strategi berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi. Kegiatan diselenggarkan di Kampus V FKIP UNS Pabelan (30/3/26).

Kegiatan ini mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi, khususnya terkait peningkatan penggunaan metode pembelajaran case method dan team-based project dalam mata kuliah. Upaya ini menjadi langkah konkret dalam mendorong transformasi pembelajaran yang lebih inovatif, aplikatif, dan berpusat pada mahasiswa.

Workshop ini merupakan kelanjutan dari rangkaian kegiatan akademik tahun 2026 yang telah dilaksanakan sebelumnya, yaitu: Klinik Penyusunan Proposal Hibah Riset; Pelatihan Penulisan Artikel Sinta 2 dengan Bantuan AI; dan Workshop Optimasi Penggunaan AI untuk Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.

Rangkaian kegiatan tersebut dirancang sebagai ekosistem akademik terintegrasi, yang menghubungkan penguatan kapasitas riset, publikasi ilmiah, pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI), hingga implementasinya dalam proses pembelajaran. Jika kegiatan sebelumnya berfokus pada peningkatan kualitas riset dan publikasi, maka workshop ini menjadi tahap lanjutan yang menitikberatkan pada inovasi dan transformasi pembelajaran di kelas.

Pelaksanaan kegiatan ini juga selaras dengan arahan Dekan FKIP UNS, Dr. Imam Sujadi, M.Si., pada kegiatan sebelumnya, yang menekankan pentingnya peningkatan Angka Efisiensi Edukasi (AEE) melalui integrasi pembelajaran, penelitian, dan pengabdian, serta penguatan inovasi berbasis teknologi.

Selain itu, kegiatan ini turut berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya: SDG 4: Quality Education, melalui peningkatan kualitas dan inovasi pembelajaran di pendidikan tinggi; SDG 8: Decent Work and Economic Growth, melalui penguatan kompetensi lulusan yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja; dan SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure, melalui integrasi inovasi dan teknologi dalam pembelajaran.

Workshop dilaksanakan secara hybrid, yaitu luring di Ruang Sidang Lantai 1 Gedung A Kampus V FKIP UNS Pabelan dan daring melalui Zoom Meeting, dengan melibatkan dosen, mahasiswa S2 PGV, dosen di lingkungan UNS, serta mitra guru SMK.

Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Program Studi S2 PGV, Abdul Haris Setiawan, Ph.D., dan dibuka secara resmi oleh Dekan FKIP UNS. Dalam sambutannya, kembali ditekankan pentingnya meningkatkan AEE dan transformasi pembelajaran berbasis deep learning menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.

Materi utama disampaikan oleh Prof. Dr. Mochamad Bruri Triyono, M.Pd., yang mengulas konsep dan implementasi pembelajaran deep learning dalam konteks pendidikan vokasi. Sesi ini dipandu oleh Dr. Valiant Lukad Perdana Sutrisno, S.Pd., M.Pd., serta dilengkapi dengan praktik dan penugasan berbasis kasus dan proyek tim.

Sebagai bagian dari pendekatan student-centered learning, kegiatan dilanjutkan dengan pengerjaan tugas secara sinkron dan asinkron dengan pendampingan narasumber. Hal ini bertujuan memastikan peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam desain pembelajaran nyata.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk praktik pembelajaran inovatif berbasis deep learning yang terintegrasi dengan riset dan publikasi, sehingga mampu meningkatkan kualitas lulusan serta mendukung pencapaian IKU perguruan tinggi secara berkelanjutan.

Humas fkip
#s2pgv #fkipuns #uns