FKIP UNS – Program Studi S1 Teknologi Pendidikan (TP) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan Workshop IDUKA (Industri, Dunia Usaha, dan Dunia Kerja) bertema “Peningkatan Keterlibatan Industri dalam Mendukung Karir Mahasiswa” pada Selasa (31/3/2026) di Aula Lantai 3 Gedung G FKIP UNS. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari SMK Raden Umar Said Kudus, yaitu Bapak Sya’roni Afandi, S.Pd.I. selaku Wakasek Bidang Humas dan Bapak Rico Andriansyah, M.Pd.Gr. selaku Kepala Kompetensi Keahlian Animasi.
Workshop ini diselenggarakan sebagai upaya memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam menyiapkan lulusan yang adaptif, kompeten, serta memiliki kesiapan karier yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan strategi dalam membangun kolaborasi institusional yang produktif, khususnya dalam bidang pengembangan teknologi pendidikan dan pembelajaran berbasis industri.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Program Studi S1 Teknologi Pendidikan FKIP UNS, Dr. Eka Budhi Santosa, M.Pd. Dalam sambutannya menyampaikan bahwa keterlibatan industri dalam proses pendidikan menjadi hal yang semakin penting untuk memperkuat kompetensi mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa perlu memahami dinamika dunia kerja sejak dini agar mampu merancang pengembangan diri secara terarah.
“Kegiatan Workshop IDUKA ini menjadi bagian penting untuk membuka wawasan mahasiswa mengenai kebutuhan nyata dunia industri, sekaligus membangun jejaring yang dapat mendukung karier lulusan Teknologi Pendidikan,” ujar Dr. Eka Budhi .
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian FKIP UNS Prof. Dr. paed. Nurma Yunita Indriyanti, S.Pd., M.Si., M.Sc. yang mewakili Dekan FKIP UNS menegaskan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dengan dunia usaha dan industri merupakan salah satu strategi penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, khususnya dalam menyiapkan lulusan yang berdaya saing.
Ia menyampaikan bahwa keterlibatan industri tidak hanya diperlukan pada tahap penyerapan lulusan, tetapi juga dapat diperkuat sejak proses pembelajaran melalui kolaborasi program, magang, riset terapan, maupun pengembangan inovasi pembelajaran berbasis kebutuhan lapangan. “Perguruan tinggi perlu terus membangun sinergi dengan IDUKA agar pembelajaran yang diberikan kepada mahasiswa benar-benar selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan zaman,” ungkapnya.
Materi workshop disampaikan oleh Bapak Sya’roni Afandi, S.Pd.I. dan Bapak Rico Andriansyah, M.Pd.Gr. yang memaparkan pengalaman institusi mereka dalam membangun kemitraan dengan industri, termasuk strategi menjalin hubungan eksternal, penguatan kompetensi siswa, hingga pengembangan program yang relevan dengan kebutuhan industri kreatif, khususnya bidang animasi. Para narasumber juga menekankan pentingnya kesiapan soft skills, kreativitas, serta kemampuan beradaptasi sebagai bekal utama generasi muda dalam menghadapi persaingan global.
Sesi materi dan diskusi dipandu oleh Ibu Jovita Ridhani, M.Ed. sebagai moderator yang mengarahkan jalannya sesi tanya jawab secara interaktif. Mahasiswa dan peserta workshop terlihat antusias mengajukan pertanyaan terkait peluang kerja sama industri, strategi membangun portofolio karier, serta kebutuhan kompetensi yang diperlukan dalam dunia kerja saat ini.
Melalui workshop ini, Prodi S1 Teknologi Pendidikan FKIP UNS berharap mahasiswa memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai keterkaitan antara dunia akademik dan dunia industri, serta mampu mempersiapkan diri secara lebih matang untuk memasuki dunia kerja. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat jejaring kemitraan antara FKIP UNS dan mitra industri sebagai bagian dari penguatan mutu pendidikan tinggi.
Workshop IDUKA ini juga sejalan dengan komitmen FKIP UNS dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui peningkatan kesiapan karier lulusan, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia usaha/industri.
Humas fkip
#teknologipendidikan #fkipuns #uns