FKIP – Tim Pengabdian Masyarakat Program Studi Pendidikan Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta adakan pelatihan pembuatan arang berbahan dasar sekam padi sekaligus pemanfaatannya yang dapat digunakan sebagai penjernih minyak jelantah yang berada di Desa Jabung, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen pada hari Senin (4/7/2022). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mempersiapkan masyarakat desa Jabung untuk siap berwirausaha.

Dengan tingginya harga minyak goreng dan bahan pokok yang terjadi ditengah masyarakat, memperparah kondisi ekonomi masyarakat yang bahkan belum pulih dari Covid-19. Dampak tersebut pastinya dirasakan oleh setiap masyarakat, tak luput masyarakat desa Jabung, Plupuh, Sragen pun terdampak dengan kondisi tersebut. Dimana, banyak masyarakat di Desa Jabung yang masih mengandalkan ekonomi mereka dari hasil sawah nya dan masih banyak masyarakat yang tingkat ekonominya menengah ke bawah.

Sementara itu, dampak dari pandemi covid-19 masih sangat berdampak dan membekas di tengah masyarakat, sehingga makin kompleks lah kesulitan yang dialami oleh masyarakat. berangkat dari hal tersebut, sangatlah penting untuk menyiapkan masyarakat yang siap untuk berwirausaha memanfaatkan segala hal di sekitarnya, salah satunya adalah pemanfaatan arang aktif dari sekam padi untuk penjernihan minyak jelantah. Melihat hal tersebut, Tim Pengabdian dari Pendidikan Kimia FKIP UNS mengadakan evaluasi pelatihan pembuatan arang aktif dari sekam padi dan pemanfaatannya untuk penjernihan minyak jelantah sebagai bekal wirausaha masyarakat desa Jabung, Plupuh, Sragen pada tanggal 02-04 Juli 2022. Tim pengabdian ini diketuai oleh Dr. rer.nat. Sri Mulyani M.Si. dan beranggotakan Dr.rer.nat. Wirawan Ciptonugroho S.T., M.Si., Dr. Muhammad Hizbul Wathon, M.Sc., Dr. Ari Syahidul Shidiq, M. Pd., Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan di Balai desa Jabung, Plupuh, Sragen dengan diikuti sebanyak 60 orang Masyarakat Desa Jabung. Hasil evaluasi dari pelatihan ini, sebanyak 36,73% peserta sangat setuju dan 53,06% setuju bahwa masyarakat mendapatkan manfaat langsung dari kegiatan pelatihan pembuatan arang aktif dari sekam padi dan pemanfaatannya untuk penjernihan minyak jelantah di desa jabung

Para dosen memaparkan terkait arang aktif sehingga membuka insight masyarakat terkait manfaat arang aktif serta menjelaskan tentang mekanisme proses pembuatan arang aktif dari sekam padi. Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi berupa nilai jual dari arang aktif ini dan pemasaran produk arang aktif dari sekam padi. Dengan dilaksanakannya pelatihan ini, diharapkan tumbuh keinginan berwirausaha dan memanfaatkan sekam padi untuk penjernihan minyak jelantah sehingga nantinya dapat menjadi modal masyarakat berwirausaha.

Humas fkip