FKIP – Program Studi Pendidikan Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dalam kegiatan pengabdian masyarakat selenggarakan pelatihan langsung dalam pembuatan arang aktif dari sekam padi dan pemanfaatan untuk minyak jelantah kepada masyarakat Desa jabung, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen pada Senin, (4/7/2022). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memanfaatkan dan menaikkan nilai ekonomis dari sekam padi, serta bertujuan sebagai bekal wirausaha masyarakat desa Jabung, Plupuh, Sragen.

Tim pengabdian ini diketuai oleh Dr. rer.nat. Sri Mulyani M.Si. dan beranggotakan Dr.rer.nat. Wirawan Ciptonugroho S.T., M.Si., Dr. Muhammad Hizbul Wathon, M.Sc., Dr. Ari Syahidul Shidiq, M. Pd., Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan di Balai desa Jabung, Plupuh, Sragen. Sebanyak 60 orang Masyarakat Desa Jabung mengikuti kegiatan pelatihan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. Kegiatan evaluasi dan follow up pelatihan ini dilakukan pada tanggal 02 – 04 Juli 2022. Hasilnya, berdasarkan hasil evaluasi pelatihan sebanyak 32,65% peserta sangat setuju dan 55,1 % Setuju dan menyatakan bahwa kegiatan pelatihan dan pendampingan arang aktif dari sekam padi dan pemanfaatannya untuk penjernihan minyak jelantah yang dilaksanakan sesuai kebutuhan masyarakat.

Arang aktif merupakan suatu karbon yang memiliki kemampuan daya serap (adsorben) yang baik terhadap molekul dalam bentuk senyawa organik dan anorganik, baik berupa larutan maupun gas. Sekam padi mengandung sekitar 37,5% karbon yang dapat dijadikan salah satu penjernih atau adsorben berupa arang aktif. Dengan melimpahnya sumber daya sekam padi dan rendahnya nilai ekonomis serta pemanfaatan yang masih kurang dari sekam padi, maka perlu diketahui oleh masyarakat bahwa sekam padi ini dapat dimanfaatkan menjadi arang aktif.

Kegiatan pada pelatihan ini dimulai dengan pemaparan materi pengenalan arang aktif untuk memahamkan dan memberikan pengetahuan lebih kepada masyarakat desa Jabung tentang arang aktif dari sekam padi. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi berupa nilai jual serta pemanfaatan dari arang aktif yang berasal dari sekam padi. Berbekal dari penyampaian sebelumnya masyarakat diberikan insight lebih terkait pemasaran produk arang aktif dari sekam padi ini. Dengan dilaksanakannya pelatihan ini, diharapkan tumbuh keinginan berwirausaha dan memanfaatkan sekam padi untuk penjernihan minyak jelantah sehingga nantinya dapat menjadi modal masyarakat berwirausaha.

Humas fkip