HUMAS FKIP – Rabu (14/9/2022), Program Studi (Prodi) Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar kuliah tamu secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting. Kuliah tamu tersebut mengusung tema “Guess Lecture on Understanding the Interdisciplinary Concepts and Designing the Curriculum for Teaching and Learning Integrative Biology-Sciences”.

Kuliah tamu ini dibuka secara langsung oleh Dekan FKIP UNS, Dr. Mardiyana, M.Si. Dalam sambutannya, ia menyampaikan aspirasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Kemudian, ia juga menjelaskan tuntutan dan tantangan di era pascapandemi, khususnya di sektor pendidikan.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS yang berhasil menyelenggarakan kegiatan ini. Pada era pascapandemi Covid 19 yang memberikan banyak dampak menuntut kita untuk bekerja sama dalam berbagai multidisipliner, termasuk dalam sektor pendidikan. Pendidikan kita sekarang ini menerapkan kurikulum Merdeka Belajar, tentunya banyak hal tantangan dan peluang baru. Oleh karena itu, kita membutuhkan rancangan pembelajaran yang selaras dengan konsep Merdeka Belajar,” jelas Dr. Mardiyana.

Dimoderatori oleh Murni Ramli, E.D. selaku Dosen Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS, kuliah tamu ini menghadirkan seorang pembicara. Ia adalah Dr. Zainun Muatafa yang merupakan Reseacrh at the Special Training and Research Division of SEAMEO RECSAM.

Pada awal pemaparan, Dr. Zainun memberikan gambaran mengenai konsep interdisiplin. Menurutnya, konsep interdisiplin melibatkan beberapa disiplin ilmu yang saling terintegrasi.

“Konsep interdisiplin melibatkan beberapa disiplin ilmu yang saling terintegrasi. Konsep interdisiplin tersebut diterapkan dalam proses pengajaran dan pembelajaran terintegrasi antar subjek.Siswa mempelajari konsep dan keterampilan dari dua atau lebih disiplin ilmu yang saling terkait erat sehingga dapat memperdalamnya,” jelas Dr. Zainun.

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan mengenai gambaran adopsi STEM, penerapan interdisiplin pada pelajaran sains, hingga konsep Problem Based Learning (PBL). Ia mengatakan bahwa contoh penerapan interdispilin pada pelajaran biologi adalah penerapan metode Problem Based Learning (PBL).

“Cara penerapan interdisiplin pada pelajaran sains atau biologi, salah satunya dengan Problem Based Learning (PBL). PBL berawal dari suatu masalah yang menjadi fokus utama dan progres belajar mengarah pada pemecahan masalah tersebut. Langkah-langkah yang dilakukan adalah Understand the Problem, Explore the Curriculum dan Problem Solving,” jelas Dr. Zainun.

Usai pemaparan materi oleh Dr. Zainun, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi tanya jawab yang dipandu oleh moderator. Kuliah tamu Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS ini diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama.

Reporter: Rosantika Utami
Editor: Aulia Anjani

https://fkip.uns.ac.id/
https://instagram.com/fkipuns.official/

#fkipuns
#fkipbagus
#uns
#unsbisa