FKIP – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lingkar Studi Pendidikan (LSP) PGSD FKIP Kebumen Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berhasil meraih Penghargaan Abdidaya melalui Program Peningkatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) di Desa Jatimalang, Kecamatan Klirong, Kebumen pada Juni-November 2022.

Abdidaya merupakan kegiatan penganugerahan penghargaan terhadap kegiatan kemahasiswaan bidang pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi oleh Belmawa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Pada program PPK Ormawa ini, tim LSP PGSD Kebumen FKIP UNS menggagas Rumah Sampah Digital dengan judul program “Pengembangan Bank Sampah Digital di Desa Jatimalang Kecamatan Klirong Kabupaten Kebumen”.

Dihubungi oleh tim fkip.uns.ac.id, Rika Prima Santi selaku ketua memaparkan latar belakang ide tersebut diusung. Menurutnya, desa tempat program berlangsung menghasilkan sampah organik dan anorganik sebanyak 20kg dan belum dikelola secara optimal.

“Latar belakang kegiatan yaitu masyarakat Desa Jatimalang yang mayoritas bekerja sebagai petani dan buruh pembuat tahu memiliki tingkat ekonomi yang tergolong kurang sejahtera. Sampah organik dan anorganik yang dihasilkan mencapai 20 kg per harinya dan belum dikelola secara optimal,” paparnya pada Selasa (29/11/2022).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh masyarakat Desa Jatimalang, Kecamatan Klirong, Kebumen dengan kelompok sasaran yakni petani desa, ibu-ibu PKK, karang taruna, pengurus bank sampah, dan tokoh masyarakat.

Pelaksanaan program ini diharapkan mampu mengoptimalkan bank sampah yang tersedia dan meningkatkan keterampilan mengolah sampah.

“Tujuannya mengoptimalkan bank sampah yang sudah ada untuk digitalisasi dalam bentuk website dan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah sampah organik dan anorganik,”jelasnya.

Lebih lanjut, Rika menjelaskan mengenai tahapan yang dilalui dalam pelaksanaan program ini.

“Kegiatan tersebut diawali dengan survey lapangan ke desa binaan untuk mengidentifikasi masalah yang ada. Kemudian dilanjutkan ke tahap berikutnya yaitu Sosialisasi Program, Penguatan Kelembagaan (dalam hal ini bermitra dengan Badan Penyuluh Pertanian Kecamatan Klirong, Bank Sampah Lestari Tingkat Kabupaten Kebumen, dan Pemerintah Desa Jatimalang), Pembuatan Rumah Kompos, Pembuatan Kerajinan, Pembuatan Website Bank Sampah Digital, Pelatihan atau Implementasi Penggunaan serta ditutup dengan Monitoring serta Evaluasi,” jelasnya.

Di akhir, Rika menyampaikan harapan dengan terlaksananya program ini.

“Program Bank Sampah Digital merupakan karya nyata tim bersama dengan mitra untuk turut menjaga lingkungan dan memberdayakan masyarakat. Semoga dengan adanya Bank Sampah “BERISI” dapt menjalankan peran sebagai perekayasa sosial dan ekonomi untuk memberdayakan desa binaan,”pungkasnya.

HUMAS FKIP

Reporter: Dwinanda Wuri Harsanti
Editor: Aulia Anjani

https://fkip.uns.ac.id/
https://www.instagram.com/fkipuns.official/

#fkipuns
#fkipbagus
#uns
#universitassebelasmaret
#unsbisa