FKIP UNS — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan Workshop Tata Kelola Kerja Sama sebagai upaya memperkuat strategi pengelolaan kemitraan institusi secara terarah, profesional, dan berkelanjutan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 10/04/2026 bertempat di UNS Tower, Classroom 3 Lantai 5.
Workshop ini menghadirkan narasumber utama Prof. Dr. Ir. Deendarlianto, S.T., M.Eng., dari Departemen Teknik Mesin dan Industri, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM). Kehadiran narasumber tersebut diharapkan mampu memberikan penguatan perspektif dan praktik terbaik dalam tata kelola kerja sama perguruan tinggi, khususnya dalam mendukung pengembangan tridarma dan peningkatan reputasi institusi.
Dalam sambutannya, Dekan FKIP UNS Dr. Imam Sujadi, M.Si. yang diwakili oleh Dr. Yuyun Estriyanto, S.T., M.T. menegaskan bahwa kerja sama merupakan instrumen strategis dalam memperluas jejaring institusi, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mendorong kontribusi nyata FKIP UNS terhadap masyarakat.
“Kerja sama bukan hanya sekadar penandatanganan dokumen, tetapi harus dikelola dengan sistem yang jelas, terukur, dan berdampak. Melalui workshop ini, FKIP UNS berharap tata kelola kemitraan dapat semakin kuat dan memberikan manfaat konkret bagi seluruh sivitas akademika,” ungkap Dr. Yuyun Estriyanto.
Sementara itu, Direktur Direktorat Perencanaan, Kerja Sama, Internasionalisasi, dan Reputasi UNS Ibrahim Fatwa Wijaya, S.E., M.Sc., Ph.D. dalam sambutannya menyampaikan bahwa penguatan tata kelola kerja sama menjadi kunci penting dalam meningkatkan daya saing perguruan tinggi di tingkat nasional maupun global yang menekankan perlunya perencanaan strategis serta monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan dalam setiap pelaksanaan kerja sama.
“Kerja sama yang baik harus memiliki tujuan yang jelas, implementasi yang terukur, serta luaran yang dapat dipertanggungjawabkan. Dengan tata kelola yang kuat, kerja sama dapat menjadi instrumen peningkatan reputasi universitas sekaligus memperluas kontribusi institusi terhadap pembangunan,” jelas Bapak Ibrahim Fatwa Wijaya.
Dalam pemaparannya, Prof. Deendarlianto menekankan pentingnya sinergi antarunit di perguruan tinggi dalam membangun kemitraan yang efektif. Ia juga menyampaikan bahwa kerja sama yang dikelola secara profesional akan mampu memperkuat inovasi, memperluas peluang riset kolaboratif, serta mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul.
Workshop ini diikuti oleh pimpinan fakultas, unit kerja terkait, pengelola kerja sama di tingkat program studi, serta sivitas akademika FKIP UNS. Selain sesi materi, kegiatan juga dilengkapi dengan diskusi interaktif guna memperdalam pemahaman peserta terkait mekanisme perencanaan, pelaksanaan, dokumentasi, hingga evaluasi kerja sama.
Penyelenggaraan Workshop Tata Kelola Kerja Sama ini sejalan dengan komitmen FKIP UNS dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan sistem pendidikan tinggi yang bermutu, SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui pengembangan jejaring kolaborasi strategis, serta SDGs 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui tata kelola kelembagaan yang efektif, transparan, dan akuntabel.
Melalui kegiatan ini, FKIP UNS berharap mampu membangun sistem kerja sama yang lebih terstruktur dan berdampak luas, sekaligus memperkuat peran institusi dalam pengembangan pendidikan dan peningkatan reputasi UNS di tingkat nasional maupun internasional.