FKIP UNS — Program Studi Pendidikan Teknik Mesin (PTM), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS), terus memperluas jejaring kemitraan strategis melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Implementation Agreement (IA) bersama sejumlah mitra industri (10/4/26). Kegiatan ini menjadi langkah konkret FKIP UNS dalam memperkuat sinergi dunia pendidikan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja dan industri.
Adapun mitra yang resmi menjalin kerja sama dengan Prodi PTM FKIP UNS meliputi PT Inovasi Teknologi Engineering, PT Sun Star Motor Cabang Solo, PT Solo Indonesia Utama Cabang Surakarta, Nasmoco Ringroad Solo, PT Yogya Presisi Tehnikatama Industri, serta PT Bahtera Inti Kreasi. Kolaborasi ini difokuskan pada penguatan praktik pembelajaran, pengembangan kompetensi mahasiswa, hingga peningkatan peluang kerja lulusan.
Dekan FKIP UNS Dr. Imam Sujadi, M.Si. dalam sambutannya menyampaikan bahwa kemitraan industri merupakan elemen penting dalam penguatan kualitas pendidikan vokasional, khususnya pada bidang keteknikan yang menuntut keseimbangan antara teori dan praktik. Dr. Imam Sujadi menegaskan bahwa FKIP UNS berkomitmen menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia industri.
“Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat relevansi pembelajaran di perguruan tinggi. FKIP UNS ingin memastikan mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri,” ujar Dr. Imam Sujadi.
Senada dengan hal tersebut, Kaprodi Pendidikan Teknik Mesin FKIP UNS Prof. Dr. Indah Widiastuti, S.T., M.T. menjelaskan bahwa penandatanganan PKS dan IA ini diharapkan mampu membuka ruang kolaborasi lebih luas dalam kegiatan tridarma perguruan tinggi, seperti program magang mahasiswa, kuliah tamu praktisi, riset terapan, hingga pengembangan teaching factory.
“Kerja sama ini tidak berhenti pada dokumen administratif saja, tetapi akan diwujudkan dalam program-program nyata yang berdampak langsung bagi mahasiswa, dosen, maupun mitra industri. Kami berharap dapat menciptakan ekosistem pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi manufaktur dan otomotif,” ungkap Prof. Indah Widiastuti.
Melalui pelaksanaan PKS dan IA ini, FKIP UNS menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang responsif terhadap tantangan global, khususnya dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul di bidang pendidikan teknik mesin. Kolaborasi dengan mitra industri juga menjadi langkah strategis dalam mendukung penguatan inovasi serta peningkatan keterampilan praktis mahasiswa.
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen FKIP UNS dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kualitas pembelajaran berbasis kebutuhan industri, SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan kompetensi dan kesiapan kerja lulusan, serta SDGs 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui kolaborasi riset terapan dan pengembangan inovasi teknologi bersama mitra strategis.
Dengan terjalinnya kerja sama ini, FKIP UNS optimistis dapat terus berkontribusi dalam membangun pendidikan vokasional yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing global, sekaligus mendukung terciptanya generasi unggul yang siap menghadapi dinamika industri masa depan.
Humas FKIP
#pendidikanteknikmesin #fkipuns #uns